Aksi Damai Barisan Garda Adat Terdepan bogani (Brigade Bogani) Berjalan Tertib Dan Aman

Kupas Kriminal // Kotamobagu

Aksi damai brigade Bogani di lokasi Patung bogani dan di akhiri Di perempatan depan Gedung Bobakidan Berjalan tertib . Rabu ( 04.02.2026 )

Hari ini kami dari : barisan Garda ada terdepan bogani ( Brigade Bogani)
Menyampaikan bahwa persoalan di bmr bukan hanya soal sulitnya penambang menjual emas, masalah yang kami soroti adalah krisis tata kelola pertambangan yang sudah berlangsung bertahun-tahun.

Pertama kami menilai penegakan hukum tidak boleh hanya menyentuh hilir toko-tokoh pembeli emas, tetapi harus membersihkan hulu, yakni mafia PETI,cukong Pemodal besar dan pembeking yang merusak hutan serta menjarah sumber daya alam secara ilegal.

Kedua, kami mendesak aparat penegak hukum termasuk Kejaksaan tinggi Sulawesi Utara dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk melakukan pembersihan menyeluruh terhadap jaringan pertambangan ilegal di Sulawesi Utara.

Ketiga, kami meminta audit dan evaluasi lingkungan secara terbuka terhadap aktivitas pertambangan termasuk yang dilakukan oleh PT jrbm Bolaang Mongondow demi keselamatan desa-desa lingkar tambang seperti desa Bakan.

Keempat, kami menuntut kepastian blok BPR dan perlindungan hak masyarakat adat penambang tradisional termasuk mereka yang mencari nafkah di sekitar Taman Nasional bogani Nani Wartabone.

Kelima, kami menegaskan penolangan penolakan terhadap kehadiran grip Jaya di bmr demi menjaga stabilitas sosial dan menghormati struktur adat yang sudah ada.

Pernyataan sikap kami jelas:
Kami tidak anti hukum
Kami tidak anti investasi, kami. Menuntut keadilan, transparansi, dan perlindungan tanah adat BMR secara menyeluruh, tegas ( Roland talib) kordinator Lapangan.(Fitria)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan