Kupas Kriminal//Nganjuk
Bersih desa grojogan kecamatan berbek kabupaten Nganjuk ini punya gawe prosesi adat tersebut di pimpin langsung oleh Beliau bapak Suwito selaku kades bisa di bilang pemangku wilayah grojogan ini sangat luarbiasa di dalam pemerintahan juga menjalankan tugas sebagai abdi masarakat sekaligus mensejahterakan warganya yang di lalui selama tiga periode maka hal tersebut dari ujar para masarakat juga warganya.
Acara pun berlangsung juga di hadiri forpincam juga Babinsa babinkamtimas juga para abdi perangkat desa panitia juga tokoh masarakat juga pemuda pemudi karangtaruna yang ikut mengawal acara tersebut yang diadakan de area makam tertua ya itu ( eyang jekso) jekso Aryo mangkudono ( syeh Haryo Kusumo hardiningrat) acara selamatan di gelar di depan Makom juga hataman Al QUR’AN serta para warga dengan membawa tumpengan dan hasil bumi sebagai bentuk sukur kepada tuhan yang maha esa Hingga di berikan keberkahan serta kelimpahan hasil panen. juga keselamatan kesehatan dan kemakmuran desanya.

Sejarah desa Grojogan Berasal dari kata Graha rumah dan jaksa Adiyaksa orang Org”Menyebutnya Grajakan lambat Laun di sebut Grojogan.
Kata Bpk Suwito Kepala desa Grojogan Kec Berbek Bpk Suwito menjelaskan. di Desa Grojokgan terdapat situs makam kuno yg diyakini warga sebagai cikal bakal berdirinya Desa Grojogan. Warga setempat menyebutnya dengan Nama Eyang jekso/Syeh Haryo kusumo Hardiningrat .Ada dua makam kuno disini.
Makam iyang jekso ada di dusun Grojogan dan makam Syeh Daid Saifudin/ Mbah Asmo Ali dan tiap hr Adiyaksa ketua Kejari kabupaten Nganjuk atau yang mewakili juga Tabur bunga dan kirim doa. Makam tersebut ada di dusun Bareng. Paparnya menurut cerita rakyat lanjut bapak Kades Suwito. Eyang jekso haryo mangkudino adalah seorang Adiyaksa atau jaksa jaman kerajaan Majapahit.
Yangkonon ditugasi oleh Adiyaksa kasongatan PU,Prapanca pada abat 14-15 Untuk menjadi penegak hukum dibumi Bayu,Anjuk Ladang sebagai mana tercantum dalam kitab kutara,Manawa,Atau KUHP Majapahit.
Seorang Adiyaksa mempunyai tugas untuk tatalaksana keadilan di wilayah Majapahit.
Jadi jaman dulu sampai pemerintahan kanjeng jimat.
Kerajaan nya yadisini,”Uraianya Bpk Suwito mengatakan.
Selain menjadi jaksa. Eyang jekso atau syeh Haryo kusumo Ardiningrat ini datang ke Nganjuk dan babat Alas untuk membuat Rumah Dinasnya sehingga terkenal dengan sebutan Grahajaksa.
Grajakan,lalu hadirlah Desa Grojogan. Setiap hari Jum’at Legi warga Desa Grojokgan memperingati hari lahir Desa atau nyadra. Tujuannya selain bersyukur kepada Tuhan Yang maha esa juga slalu memohon Agar diberi kesejahteraan,keselamatan,MURAH SANDANG PANGAN dan dijauhkan dari malapetaka, acara nyadran diawali qotmil Qur’an dan tahlil Akbar dimakam Eyang jekso pada Kamis Kliwon ( 2/7/2026)sampei jumaat legi malam
Di lanjut sebagai pelepas lelah seni hiburan pagelaran Ringgit Purwo atau wayang kulit dengan dalang DWIJO LARAS : KI ANOM DWIJOKANGKO S.Sn Dengan lakoni Pandawa Syukur Bintangtamu Andik TB Sinden Kimoro.hari Sabtu 4 juli 2026 desa grojogan kecamatan brebek kabupaten Nganjuk Jawa Timur.(Suyadi)









