Diduga Kabur Saat Diburu Polisi Bandar Narkotika di Muba Ditemukan Tewas Tenggelam

Bandar Narkotika di Muba Ditemukan Tewas Tenggelam

Kupas Kriminal // Muba

Upaya pengungkapan jaringan peredaran narkotika di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berujung pada ditemukannya seorang terduga bandar narkotika berinisial AI dalam kondisi meninggal dunia setelah diduga tenggelam saat berusaha melarikan diri dari petugas.

Peristiwa tersebut bermula dari keberhasilan anggota Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Selatan mengamankan dua orang terduga pengedar narkotika jenis sabu, yakni EL dan JN, di wilayah Desa Lais, Kabupaten Musi Banyuasin. Dari penangkapan tersebut, petugas menyita barang bukti sabu dengan berat sekitar 103 gram.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengembangan kasus, petugas kemudian melakukan pengejaran terhadap AI yang diduga berperan sebagai pemasok atau bandar dalam jaringan peredaran narkotika yang beroperasi di kawasan perkebunan dan pertambangan, khususnya di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin dan Banyuasin.

Saat proses penangkapan berlangsung, AI diduga berupaya menghindari petugas dengan menceburkan diri ke sungai.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa yang bersangkutan membawa senjata api dan telepon genggam ketika melarikan diri.
Petugas mengaku telah memberikan peringatan serta imbauan agar AI menepi dan menyerahkan diri secara baik-baik. Namun, imbauan tersebut tidak diindahkan sehingga yang bersangkutan terus berusaha melarikan diri melalui aliran sungai.

Tim gabungan kemudian melakukan pencarian secara intensif di sekitar lokasi kejadian. Setelah dilakukan upaya pencarian maksimal, AI akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Berdasarkan dugaan awal, korban meninggal akibat tenggelam. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan dan proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombespol Yulian Perdana,SIK dikonfirmasi tim media Selasa, 23/06/2026 menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini tidak berhenti pada para pelaku yang telah diamankan. Penyidik masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas serta menelusuri sumber pasokan barang haram tersebut.

“Kami akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap seluruh jaringan yang terlibat dan memutus mata rantai peredaran narkotika di Sumatera Selatan,” tegas pihak kepolisian.

Polda Sumsel juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan memberikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Upaya pemberantasan narkotika, menurut kepolisian, akan terus dilakukan secara berkelanjutan melalui langkah penegakan hukum yang profesional guna mewujudkan Sumatera Selatan yang aman dan bebas dari peredaran narkoba.(Rendi.k/TIM)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan