Tradisi Sembelih Kerbau dan Tasyakuran Dalam Rangka Bersih Desa Klagen

Kupas Kriminal // Nganjuk

Pemerintah Desa Klagen, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, menggelar tradisi _nyadran_ atau bersih desa pada Minggu, 24 Mei 2026. Acara dipimpin langsung oleh Kepala Desa Klagen, Bpk.Suratmin, dan diikuti seluruh perangkat desa serta masyarakat.

Kegiatan diawali dengan prosesi selamatan syukur berupa penyembelihan kerbau di halaman Kantor Desa Klagen. Daging hewan kurban kemudian dibagikan kepada warga sebagai bagian dari tradisi selamatan yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan tahlil, doa bersama, dan khataman Al-Qur’an. Setelah itu, warga membawa nasi tumpeng ke makam leluhur masing-masing sebagai bentuk penghormatan dan pelestarian budaya.

Puncak acara berlangsung di Balai Desa Klagen sekitar pukul 09.00 WIB. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Bpk.Suratmin, Babinsa, Babinkamtibmas, panitia, abdi masyarakat, seluruh perangkat desa, dan ratusan warga yang membawa nasi berkat. Suasana kebersamaan dan antusiasme warga tampak sejak pagi.

Dalam sambutannya,Bpk.Suratmin menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian acara.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras panitia dan seluruh warga, acara nyadran atau bersih desa ini dapat terlaksana dengan baik. Ini menjadi wujud syukur kita kepada Tuhan dan bentuk penghormatan kepada para leluhur,” ujarnya.

Sebagai penutup, panitia menghadirkan hiburan seni tradisional tayub dan krawitan untuk memeriahkan suasana.

Warga mengaku mengapresiasi kepemimpinan Bpk.Suratmin yang dinilai dekat dan peduli terhadap masyarakat. Sejumlah warga menyebut, keterlibatan langsung kepala desa dalam pelayanan membuat masyarakat merasa diperhatikan.

Tradisi nyadran di Desa Klagen diharapkan dapat terus dijaga sebagai upaya melestarikan budaya lokal sekaligus mempererat kerukunan antarwarga.

(Suyadi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan