Kupas Kriminal//Mentok
Kondisi jalan Desa Belolaut, Kecamatan Mentok, Bangka Barat, kembali disorot warga. Alih-alih mulus, ruas jalan yang jadi akses utama itu kini dipenuhi ilalang tinggi dan lubang menganga yang terisi air.
Pantauan Tim Kupas Kriminal, Sabtu 20 Juni 2026, aspal jalan tampak rusak parah. Di beberapa titik, lubang sedalam 10-15 cm berderet seperti “hiasan”. Saat hujan, lubang itu berubah jadi genangan, memaksa pengendara motor dan mobil zig-zag demi hindari celaka.
“Belolaut tak bertuan, Bang. Ilalang sama lobang udah jadi hiasan jalan kami tiap hari,” ujar warga yang minta namanya dirahasiakan.
Keluhan serupa sudah lama disuarakan warga, tapi perbaikan tak kunjung datang. Padahal jalan ini vital untuk aktivitas nelayan, petani, dan anak sekolah menuju Mentok Ataupun arah ke desa kundi .
Kondisi ini kontras dengan janji pembangunan desa berbasis PP No. 16/2026. Di mana Pemda wajib bantu infrastruktur desa kalau ADD kurang. Sementara itu, perusahaan sawit yang beroperasi di sekitar Belolaut juga belum terlihat andilnya untuk perbaikan akses jalan yang setiap hari mereka lewati ,tutur warga .
Warga berharap pemerintah desa belolaut dan Pemkab Bangka Barat dan Dinas PUPR segera turun. Jangan sampai korban jatuh baru ada aksi.
“Kami cuma minta jalan yang layak. Masa tiap hari main slalom sama lobang,” tambah warga lain.
*Tanggapan dibutuhkan:*
Tim Kupas Kriminal meminta konfirmasi Dinas PUPR Bangka Barat terkait kapan ruas jalan Belolaut ini masuk prioritas perbaikan 2026.(Kemis)









