Kupas Kriminal // Muba
Dalam upaya memperkuat peran pers sebagai pilar kontrol sosial dan pembangunan daerah, Asosiasi Jurnalis Pemerhati Aset Nusantara (AJ-PENA) Musi Banyuasin melaksanakan kegiatan study banding ke Kabupaten Ogan Komering Ilir, Selasa (5/5/2026).
Kunjungan tersebut disambut hangat oleh jajaran pengurus inti Sekber Wartawan Indonesia DPD OKI yang diterima oleh Deni Kusnindar bersama tim. Momentum ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pertukaran gagasan dalam meningkatkan kualitas serta kontribusi jurnalisme lintas daerah.
Dalam rangkaian kegiatan, tim AJ-PENA yang terdiri dari ketua (Megat Alang) , Sekretaris(Randi),Koordinator bidang kerjasama (M.Sanjaya) dan wakil bendahara bidang Aset organisasi (Edi.s) turut menghadiri pelantikan pengurus Serikat Media Siber Indonesia. Kehadiran tersebut ditandai dengan penyerahan karangan bunga sebagai bentuk dukungan terhadap eksistensi dan profesionalitas media siber lintas kabupaten.
Tidak hanya itu, rombongan juga melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik di Kota Kayuagung guna menggali berbagai potensi daerah. Fokus pengamatan mencakup Aset Daerah,sektor pariwisata, UMKM, hingga progres pembangunan infrastruktur yang dinilai memiliki nilai strategis untuk disinkronkan dengan peran jurnalisme di Kabupaten Musi Banyuasin sebagai daerah asal AJ-PENA.
Ketua AJ-PENA, Megat Alang, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan bagian dari langkah konkret organisasi dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas jurnalis.
“Study banding ini menjadi langkah penting bagi kami untuk melihat langsung potensi daerah yang dapat diangkat sebagai bahan kajian dan analisis data di Kabupaten Musi Banyuasin. Pers tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam mengawal pembangunan serta menjaga transparansi,” ujarnya.
Ia menambahkan, AJ-PENA berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah melalui karya jurnalistik yang objektif, edukatif, dan berimbang.
“Ke depan, kami ingin memastikan bahwa setiap potensi daerah, baik di sektor pariwisata, UMKM, maupun sumber daya lainnya, dapat terpublikasikan secara luas sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, AJ-PENA berharap dapat memperkuat sinergi antarorganisasi pers sekaligus mendorong lahirnya jurnalisme yang adaptif, kritis, dan berorientasi pada kepentingan publik serta penguatan peran pers sebagai mitra strategis pembangunan daerah.(Rendi.K)









