Polda Papua Segera Tangkap Masmin Pengusaha Tambang Emas Ilegal
Kupas Kriminal \\ papua
Kapolda Papua diharapkan mampu bertindak secara tegas, menangkap oknum pengusaha tambang emas bernama *”Masmin”*.
Sebagaimana diketahui media ini, Masmin merupakan salah seorang Pengusaha atau Pebisnis Emas di wilayah Distrik Airu Kabupaten Jayapura, yang sampai hari ini masih beroperasi mengeruk emas dengan cara ilegal serta tak berizin.
Pengusaha muda satu ini diketahui dalam menjalankan usaha tambangnya, turut serta menggunakan peralatan moderen yang dapat merusak hutan dan ekosistemnya, salah satunya seperti Eksavator.
“M” salah seorang nara sumber yang pernah ditemui awak media di Airu minggu lalu mengatakan, Masmin termasuk salah satu pengusaha tambang yang cukup sukses setelah Muchtar.
*_”Bos Masmin ini penambang emas di sini yang termasuk sukses setelah Bos Muchtar. Cuman orangnya tidak seperti pak Muchtar yang baik buat masyarakat, Masmin ini terkesan sangat pelit dan tertutup”,_* ucapnya memberitahukan kepada wartawan.
Ditanyai mengenai peralatan yang dipakai dalam mendulang ataupun menambang, M memberitahukan kalau Masmin termasuk sejumlah Penambang yang ada, juga menggunakan peralatan moderen dan alat berat dalam mengeruk material dan menambang emas.
Baik Masmin, Ruben, Eka, Nasarudin, Romi, Om Tua dan Muchtar bersama Penambang Emas yang lain, dalam mencari dan mengeksploitasi hasil sumber daya alam yang ada (Emas), selalu menggunakan peralatan moderen di lokasi kerja.
*_”Bos Masmin termasuk bos-bos tambang emas yang lain seperti Muchtar, Romi, Eka, Ruben, Om Tua dan Nasarudin dan yang lain, rata-rata menggunakan Eksavator, Dompeng, Alkon dan mungkin juga Mercuri. Mereka jelas pakai peralatan moderen dalam mengeruk hasil alam di sini_*.
*_Kami pemuda masyarakat di sini yang sudah paham dampak negatif dari proses kegiatan usaha tambang secara ilegal seperti ini, yang kami kwatirkan bahaya dampak lingkungan nantinya ke depan_*.
*_Juga yang kami pikirkan yaitu nasib anak cucu kami ke depannya bilamana emas kami habis, dan juga hutan kami gundul dan kali sungai kami tercemar, lalu hewan hutan kami makin menjauh ke dalam hutan rimba”,_* ujar M bernada kecewa.
Nara sumber yang merupakan tokoh pemuda di Airu ini sangat mengharapkan oknum-oknum mafia tambang emas di wilayah mereka itu, agar secepatnya ditangkap dan diproses hukum.
Kepada media ini M yang meminta identitas lengkapnya dirahasiakan dulu dari publik mengatakan, Masmin dan karyawannya beserta para mafia tambang emas ilegal yang lain harus diberi efek jera oleh institusi Penegak Hukum, agar tidak lagi mereka masuk ke wilayah masyarakat setempat untuk merusak kawasan hutan mereka.
*_”Mewakili pemuda dan masyarakat adat di Distrik Airu saya sangat meminta dan mengharapkan agar bapak Kapolda Papua dan jajarannya, segera menangkap Bos Masmin, Muchtar, Romi, Om Tua, Nazarudin, Eka, Panjo, Ruben, Bos Bur dan lain-lain_*.
*_Para mafia tambang ilegal ini harus ditangkap, agar mereka tahu diri sudah menikmati kekayaan alam di sini tanpa memberi sumbangsih kepada Negara dan Daerah, supaya mereka diberi sangsi hukuman sesuai hukum yang berlaku biar ke depan jangan mereka merusak ekosistem di kawasan hutan kami lagi!”,_* ungkap M meminta. (YB).









