Kupas Kriminal // Gunungsitoli
Ratusan massa yang mengatas namakan sahabat Bobby Afif Nasution menggelar aksi unjuk rasa di depan Alun-alun kota Gunung Sitoli,menyuarakan tuntutan atas dugaan penghinaan terhadap Gubernur sumatera utara,Bobby Afif Nasution, yang vital di media sosial tiktok.
Dengan membawa spanduk dan mengusung mobil komando,massa menyuarakan satu seruan kuat”Tegakkan keadilan untuk Bobby”.
Titik kumpul utama berada di alun-alun kota Gunung Sitoli, yang kemudian akan menjadi titik awal Long march menuju Mapolres Nias, yang dijadwalkan akan berlangsung hari ini sportif.
“Hari ini kami hadir sebagai wujud rasa kepedulian kami terhadap kehormatan pemimpin kami,Bobby Afif Nasution, yang dicemarkan di media sosial.kami meminta agar pelaku segera di tangkap dan di tindak”. serta dihukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku di negara kita ini,ujar salah satu koordinasi aksi.
Aksi ini di latar belakangi dengan beredarnya konten Vidio di platform tiktok yang di duga menghina dan melecehkan keluarga Bobby Afif Nasution.
Dua akun di sebut dalam orasi mereka,yakni @tripx313 dan @mora.lemos2.
Massa menilai konten tersebut tidak hanya menyerang pribadi Bobby,tetapi juga merendahkan martabat perempuan secara umum.
“Segera tangkap dan proses hukum terhadap pelaku penghinaan di media sosial,lindungi martabat perempuan dari konten pelecehan digital,tegakkan hukum Tampa pandang bulu,demi keadilan untuk semua pihak”.ujar orator aksi lainnya,kami bukan ingin gaduh,tetapi ingin keadilan ditegakkan jangan sampai media sosial jadi tempat bebas untuk mencemarkan nama baik.teriak salah satu orator aksi lainnya dari alun-alun kota Gunungsitoli.
Dari pantauan kami di lapangan,peserta aksi datang dari berbagai wilayah di gunung Sitoli dan sekitarnya.mereka membawa bendera kecil, dan selebaran pernyataan sikap.
Pihak Polres Nias juga menurunkan personil untuk menjaga ketertiban dan keamanan.Arus lalulintas di sekitar kawasan alun-alun tempat aksi dimulainya hingga saat ini masih aman dan terkendali.
“Kami pastikan aksi ini berjalan tertip dan damai.kami percaya masyarakat tau caranya untuk menyampaikan aspirasi masyarakat dengan baik,
Ujar Milos Zebua orator aksi lainnya.
Aksi ini merupakan suatu bentuk tekanan moral bagi aparat penegak hukum agar tidak menutup mata terhadap praktek penghinaan dan pelecehan di ruang digital,Nama Bobby Nasution disebut sebagai simbol martabat pemimpin yang tidak boleh di injak-injak Tampa dasar.
“Kalau pemimpin saja bisa dihina seenaknya saja, bagaimana nasib masyarakat biasa ?”.tanya seorang peserta aksi dengan nada geram.(Warasi)








