Diduga 2 Oknum Brimob Di Obi Backing Hendra Lakamba Dilengkapi Senjata Api Masih Berkeliaran Di Tambang Ilegal

Diduga 2 Oknum Brimob Di Obi Backing Hendra Lakamba Dilengkapi Senjata Api Masih Berkeliaran Di Tambang Ilegal

Kupas Kriminal//Maluku

Hendra Lakamba, yang mengaku sebagai wartawan, semakin leluasa menguasai tambang emas ilegal di Desa Manatahan, Kecamatan Obi Barat, Halmahera Selatan. Berbekal backingan dari dua (2)) oknum anggota Brimob bersenjata api laras panjang, ia diduga merampas lahan milik La Uta dan menakut-nakuti para penambang di sana.

Warga setempat mengaku resah dengan keberadaan Hendra, yang setiap kali datang ke lokasi selalu dikawal dua anggota Brimob bersenjata laras panjang.

Dalam video berdurasi 2 menit 9 detik yang beredar, terlihat adu mulut antara Hendra dan para penambang, sementara dua anggota Brimob tampak berjaga dengan senjata apainya.

Kedua oknum brimob tersebut juga sampai detik ini masih berada di areal lokasi pertambangan emas ilegal di Desa Manatahan Kec. Obi Halmahera Selatan.

Ketika dikonfirmasi, Danki Brimob IPDA Ma’ruf Isu, tidak memberikan jawaban tegas terkait dugaan keterlibatan kedua anggotanya.

Ia justru mengarahkan agar konfirmasi dilakukan kepada Hendra La Kamba, dengan alasan yang bersangkutan juga berprofesi sebagai oknum wartawan di Media onlaein Jejakkasus45.

Kasus ini semakin menguatkan dugaan kuat bahwa ada oknum aparat kepolisian di lingkup Polda Maluku Utara, yang bermain dalam bisnis tambang ilegal di Halsel.

Masyarakat kini menanti sikap tegas dari aparat penegak hukum, termasuk Polres, Kejaksaan, TNI AD, DPRD, dan Gubernur Maluku Utara, untuk membersihkan dugaan praktik mafia tambang emas benar-benar ilegal yang meresahkan ini.

Apakah hukum akan berpihak kepada rakyat atau justru tunduk pada kekuasaan kelompok tertentu yang merampok usaha atas keberhasilan Warga Masyarakat Desa Manatahan Kec. Obi Barat Halsel?(Tim/SKD)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan