Miris!!! Dianggarkan Puluhan Juta Perawatan Sekolah SD Negeri 1 Simpang Sari Tak Sesuai Kenyataan Diduga Mark-Up Anggaran
Kupaskriminal // Lampung Barat
Dana Bantuan Operasional Sekolah (Dana BOS) adalah salah satu alat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Dana ini diberikan kepada satuan pendidikan untuk memenuhi berbagai kebutuhan, seperti biaya operasional, perbaikan infrastruktur, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.
Namun, seperti halnya program pemerintah lainnya, Dana BOS tidak luput dari tantangan, termasuk modus mark-up anggaran yang dapat merugikan pendidikan.
Seperti dugaan Mark,Up pengunaan Dana BOS SD Negeri 1 Simpang Sari .
sangat di sayangkan berbanding terbalik dengan dengan kenyataan perawatan pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah SD Negeri 1 Simpang Sari kec.Sumber Jaya di anggarkan begitu besar mencapai puluhan juta namun tak sesuai dengan apa yang di anggarkan , di tahap 1 (Satu) tahun 2024 dianggarkan Rp.12.300.000 di tahap 2(Dua) Rp.13.525.000.
Pada saat di konfirmasi oleh awak media ini langsung dengan kepsek SD negeri 1 Simpang Sari di ruang kerjanya inisial (St) nampak kebingungan, menjelaskan penggunaan dan BOS di tahun 2024.(St)menjelaskan bahwa sanya besaran pengunaan anggaran dana BOS tersebut tak sama dengan apa yang menjadi temuan awak media ini ,itukan hitungan global yang punya SPJ kan saya kayak perawatan sarana dan prasarana itu, seperti perawatan halaman,ngecat ,ganti pelapon yang rusak intinya yang ringan ringan lah.
Ya kalau perawatan global kayak ganti paralon air semua ya mungkin sampai segitu tapi bukan perawatan ringan aja yang saya maksut ,gini ajalah saya pengen liat punya saya dulu SPJ saya dulu ya udah gitu ajalahya dan untuk pengunaan angaran tahun 2024 ini sudah si periksa oleh inspek torat.Ucap kepsek (ST)
Nampak jelas chat dinding sekolah mengelupas serta pelafon yang terlihat mulai terlepas dan tidak terlihat perawan lain hanya terlihat biasa biasa saja sekolah ini ,patut di duga Kepala Sekolah SD Negeri 1 Simpang Sari Kec. Sumber Jaya Lampaung Barat Mark-Up Anggaran Dana BOS 2024.
Berikut pengunaan Dana BOS SD Negeri 1 Simpang Sari :
Tahap 1
Rp 54.050.000
Jumlah dana yang diterima sekolah
Jumlah Siswa Penerima
115
Tanggal Pencairan
17 Januari 2024
Rincian Penggunaan
penerimaan Peserta Didik baru
Rp 600.000
pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca
Rp 0
pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain
Rp 1.050.000
pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermain
Rp 7.275.000
pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan
Rp 10.240.000
pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan
Rp 9.905.000
langganan daya dan jasa
Rp 600.000
pemeliharaan sarana dan prasarana
Rp 13.525.000
penyediaan alat multimedia pembelajaran
Rp 0
pembayaran honor
Rp 0
penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB
Rp 0
pembayaran honor
Rp 10.800.000
Total Dana
Rp 53.995.000
Taha 2
Rp 54.050.000
Jumlah dana yang diterima sekolah
Jumlah Siswa Penerima
115
Tanggal Pencairan
12 Agustus 2024
Rincian Penggunaan
penerimaan Peserta Didik baru
Rp 600.000
pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca
Rp 9.495.000
pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain
Rp 0
pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermain
Rp 8.275.000
pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan
Rp 6.935.000
pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan
Rp 3.600.000
langganan daya dan jasa
Rp 600.000
pemeliharaan sarana dan prasarana
Rp 12.300.000
penyediaan alat multimedia pembelajaran
Rp 0
pembayaran honor
Rp 0
penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB
Rp 0
pembayaran honor
Rp 12.300.000
Total Dana
Rp 54.105.000
Sementara berdasarkan hasil Investigasi yang dilakukan oleh awak media ini di lapangan, terdapat kejanggalan yang tidak sesuai dengan apa yang di anggarkan dalam pengunaan Dana BOS tersebut dalam Item dan bidang-bidangnya, seharusnya pihak Inspektorat lebih jeli dalam melakukan audit di sekolah tersebut.bersambung(Dedi Iskandar)









