Media Humas Polri // Lampung Timur
Seorang warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, dilaporkan kabur pada Kamis (5/3/2026).
Hingga kini, petugas rutan masih melakukan pencarian terhadap pria berinisial WD, yang diketahui terjerat kasus dugaan penggelapan sepeda motor.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, WD merupakan salah satu warga binaan yang mendapat kepercayaan sebagai tahanan pendamping (tamping) kebun. Tugas tersebut mengharuskannya bekerja di area luar lingkungan rutan.
Seorang sumber di lingkungan rutan menjelaskan bahwa WD diduga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melarikan diri.
“Yang bersangkutan merupakan tamping kebun. Saat menjalankan tugas di luar rutan diduga melihat adanya celah pengawasan, lalu melarikan diri,” ujar sumber tersebut.
Kaburnya WD baru diketahui oleh petugas setelah seluruh warga binaan selesai menjalankan aktivitas dan kembali masuk ke dalam rutan. Saat dilakukan pengecekan, petugas mendapati WD tidak berada di antara para penghuni lainnya.
Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Sukadana, Mario Filie, saat dikonfirmasi melalui pesan suara (voice note) membenarkan adanya peristiwa kaburnya salah satu warga binaan tersebut.
“Ya benar. Petugas saat ini sedang melakukan pencarian terhadap yang bersangkutan,” ujar Mario singkat.
Peristiwa ini pun memunculkan pertanyaan mengenai sistem pengawasan terhadap warga binaan yang mendapat tugas di luar area rutan. Sejumlah pihak menilai kejadian tersebut diduga tidak terlepas dari kelalaian dalam pengamanan dan pengawasan petugas, mengingat status WD yang bekerja di luar lingkungan utama rutan seharusnya berada dalam kontrol ketat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak Rutan Sukadana terkait kronologi lengkap, prosedur pengamanan yang diterapkan, serta langkah evaluasi internal pasca kaburnya warga binaan tersebut.
Petugas saat ini dikabarkan masih melakukan upaya pencarian terhadap WD di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyiannya.(Tim)









