LSM/PERS Datangi Kantor UPTD Dinas PUPR Gunung Sitoli Atasi Polusi Jamin Mutu Jalan Provinsi Gunungsitoli Afia Nias Utara

LSM/PERS Datangi Kantor UPTD Dinas PUPR Gunung Sitoli Atasi Polusi Jamin Mutu Jalan Provinsi Gunungsitoli-Afia Nias Utara

Kupas Kriminal // Gunungsitoli – Sumut

Proyek ambisius peningkatan ruas jalan provinsi Gunungsitoli-Afia Nias Utara senilai Rp,52,24 miliar lebih, dikerjakan oleh PT.Mitra Agung ,serta ruas jalan Afia – Tuhemberua senilai Rp,15 miliar lebih yang ditangani oleh PT.Multi Pilar Indah,kini menjadi pusat perhatian.

Kritik membangun serta aspirasi maupun kekuatiran dari aktivis maupun warga terkait polusi udara yang meresahkan masyarakat serta bahan material yang digunakan oleh pihak PT.yang menangani pembangunan proyek.

Kantor Dinas UPTD.PUPR Gunungsitoli menjadi saksi pertemuan penting antara Media dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Pertemuan ini menjadi momen penting bagi masyarakat LSM dan PERS untuk menyuarakan dan menyampaikan aspirasi masyarakat terkait proyek-proyek vital yang tengah berjalan saat ini.

Sejumlah tokoh masyarakat, aktivis peduli lingkungan ,Darwis Zendrato, Helpin Zebua dan Happy Agusman Zalukhu, serta turut hadir puluhan wartawan dari berbagai media.

Helpin Zebua,ketua LSM KCBI,membuka ruang diskusi dengan harapan agar Maimun Bangun,perwakilan Dinas UPTD PUPR Gunungsitoli dapat memberi penjelasan dan dengan rincian dana proyek yang digunakan.

“Kami meminta agar UPTD PUPR Gunungsitoli dan pihak kontraktor segera mengambil langkah pencegahan dan penanggulangan dampak pembangunan jalan.penerapan K3 pada polusi udara yang menggangu pengendara dan masyarakat sekitar, serta penanganan kondisi jalan yang becek dan berlumpur saat hujan, menjadi prioritas,” tegas Helpin Zebua. Ia juga menyoroti pentingnya penjelasan mengenai izin quarry dan hasil uji lab mengenai izin quarry dan hasil uji lab material timbunan jalan.

Sedangkan ketua Projo Nias Darwis Zendrato pada pertemuan tersebut menambahkan,”Aksi ini didasari oleh kepedulian dan tanggung jawab moral sebagai bagian dari bangsa ini. Mari kita ingatkan pihak-pihak yang lalai, pantau yang tersembunyi, dan awasi mereka yang menutup mata terhadap praktik kerja yang tidak bertanggung jawab. Kita harus bersama-sama mengawal pembangunan ini agar menghasilkan kualitas yang optimal.” Tegasnya

Happy Agusman Zalukhu dari Ormas Pelita Prabu menyampaikan keluhan masyarakat terkait debu yang menggangu di ruas jalan Gunung-sitoli – Afia dan Afia – Tuhemberua saat cuaca panas, serta penggunaan material yang diduga kurang berkualitas sehingga menyebabkan jalan berubah menjadi kubangan lumpur saat hujan.juga menyoroti kurangnya transparansi pada papan proyek.(warasi).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan