BOJONEGORO//KupasKrim Rumah
Aspirasi Golkar Bojonegoro Bongkar Portal Jalan Warga Lega inal.com.
Dua batang besi itu akhirnya tumbang. Bersamaan dengan robohnya portal jalan di Desa Kalirejo, Kecamatan Kota Bojonegoro, runtuh pula sekat panjang antara keluhan warga dan tindakan nyata. Di balik pembongkaran tersebut, ada satu jalur aspirasi yang bekerja cepat dan efektif: Rumah Aspirasi Masyarakat DPD Partai Golkar Bojonegoro.
Apa yang semula hanya keluhan dari obrolan warga, segera bertransformasi menjadi laporan resmi. Begitu aspirasi masuk, Rumah Aspirasi Golkar tak membiarkannya mengendap.
Setiap laporan dicatat, diverifikasi, lalu dikawal melalui koordinasi intens dengan pihak terkait. Tanpa bertele-tele, suara warga bergerak dari meja aduan menuju aksi di lapangan.
Portal jalan yang selama ini dikeluhkan karena menghambat akses, membahayakan kendaraan darurat, serta memukul aktivitas ekonomi warga, menjadi perhatian serius. Rumah Aspirasi Golkar memosisikan diri bukan sekadar penampung aspirasi, melainkan jembatan cepat antara warga dan pemerintah daerah.
“Kami hanya memastikan satu hal,aspirasi warga tidak berhenti sebagai cerita.Setiap laporan harus berujung solusi.Banyak aspirasi dari masyarakat Bojonegoro yang masuk ke Rumah Aspirasi Golkar, semua kami tampung, godok dan kita arahkan kebagian masing masing,Daerah,Provinsi, dan Pusat.” ujar Ghozali, ketua Rumah Aspirasi Golkar Bojonegoro.
Respons pun datang. Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Bojonegoro turun langsung ke lokasi. Tanpa seremoni, tanpa menunggu panjang, portal dibongkar. Jalan kembali terbuka, dan warga menyaksikan sendiri bagaimana aduan yang mereka sampaikan benar-benar ditindaklanjuti.
Bagi masyarakat Kalirejo, peristiwa ini bukan sekadar pembongkaran besi. Ini adalah bukti bahwa ketika saluran aspirasi bekerja cepat dan serius, persoalan sehari-hari tak perlu berlarut-larut. Ambulans kini bisa melintas tanpa hambatan, kendaraan usaha tak lagi memutar arah, dan rasa aman kembali hadir di jalan desa.
Agus, salah satu warga, mengaku lega.
“Kami merasa didengar. Begitu laporan disampaikan, tidak lama langsung ada tindakan dan kami berharap ini bisa mengurangi kecelakaan yang selama ini sering terjadi.” katanya.
Peristiwa Kalirejo menjadi potret nyata bagaimana layanan cepat Rumah Aspirasi Golkar bekerja di lapangan. Tidak menunggu gaduh. Tidak menunggu viral. Cukup satu laporan warga, ditindak dengan koordinasi dan keputusan nyata.
“Hari ini kita menyaksikan pembongkaran portal jalan Kalirejo yang selama ini dikeluhkan oleh warga. Keberhasilan ini bukan sekadar soal pembongkaran, melainkan bukti bahwa Rumah Aspirasi Partai Golkar Bojonegoro benar-benar menjadi jembatan yang efektif antara rakyat dan kebijakan publik,”
ujar Ahmad Supriyanto, Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro.
Golkar Bojonegoro menegaskan komitmennya, Rumah Aspirasi bukan sekadar simbol politik, melainkan ruang layanan publik yang hidup—tempat keluhan warga diperlakukan sebagai mandat untuk bertindak.
Di Kalirejo, jalan kembali terbuka. Dan lebih dari itu, kepercayaan warga kembali menemukan jalannya.
[Gz]








