Di duga Si toke besar minyak ilegal driling di jambi mempunyai hutang piutang dengan jenang suku anak dalam(SAD)di jambi

Di duga Si toke besar minyak ilegal driling di jambi mempunyai hutang piutang dengan jenang suku anak dalam(SAD)di jambi

Kupas kriminal//Jambi

Bacaan Lainnya

Pada hari Rabu,04-12-2024 senami,saat awak media sedang bertugas di lapangan untuk mencari berita,bertemu lah salah satu seorang SAD dari 51 kecamatan bajubang kabupaten Batanghari/jambi sebut dia si jenang iw SAD

Dari mulai perkenalan hingga sampai ke ranah pembicaraan tentang perihal yang di rasakan oleh jenang iw SAD dari 51 ini,

Pembicaraan kami sangat lah panjang,dalam hal ini,jenang IW SAD memberikan keterangan kepada awak media di lapangan

Tujuan saya kesini pak,ingin bertemu dengan si toke besar dari 51 sebut saja si TG

Yang selama ini,masih kami cari dan mempunyai hutang dengan saya pak,ujar iw SAD

Kami sangat lah berharap si TG bisa bertanggung jawab dengan apa yang di janji kan nya,dalam perundingan kerja sama dengan saya Jenang IW SAD ,

di waktu si TG mencari rezeki dan membuka usaha ilegaldriling milik nya di wilayah 51 kecamatan bajubang kabupaten Batang hari provinsi jambi ujar iw SAD

Yang kami tahu,kalau sudah berjanji bagi kami SAD itu harus di tepati,maka nya kami kesenami pak,

untuk bertemu si TG,di kabarkan bahwa si TG buka usaha pengepulan minyak di desa Bulian baru,senami pak

Padahal secara materi si TG sangatlah mampu untuk melunasi hutang nya ,karna beliau adalah salah satu pemain pertambangan minyak ilegaldriling yang paling ngetop dan banyak dekengan nya oknum oknum aph sebagai koordinasi nya ujar iw SAD

Di kabarkan si TG beralamat di desa Bahar unit 1 kecamatan sungai Bahar kabupaten muara Jambi

Padahal dari awal saya kenal dengan si TG ,beliau sangat lah baik dan komitmen pak

Yang jadi pertanyaan kami SAD kenapa si TG tidak mau bertemu dan sangat susah sekali untuk menjelaskan sangkutan hutang secara lisan dengan saya Jenang IW SAD dan selalu lari seakan ada kebencian dengan kami SAD

Walaupun kami SAD kami juga warga negara Indonesia pak,bukan untuk di jadikan bahan bualan atau pun di permainkan secara lempar jawaban kong kali kong ,seperti bola pak saya rasakan,tanya sana ,jawab lain ,tanya lagi dia jawaban beda

Kami tidak mau juga mengganggu pak ,jika tidak ada perjanjian secara lisan ini pak

Kami hanya ingin si TG menjelaskan dan mau membayar hutang piutang dengan saya Jenang IW 51

Kami sudah beberapa kali, berupaya mencoba untuk mediasi tentang hutang piutang ini,tapi si TG terus lari dan mengelak tentang perjanjian ini,pak

Sebelum si TG bermediasi dan melunasi hutang nya dengan saya IW jenang SAD,

saya akan berencana untuk mengambil alih pokan minyak nya di desa Bulian baru ini pak jika perihal ini tidak ada titik terang nya pak ,saya akan memanggil dan mengundang warga suku anak dalam dari 51 untuk mempertahankan hak saya pak

Sebagai ganti rugi dan jaminan kepada kami ,bahwa si TG mau menyelesaikan hal yang kami tuntut ini pak (Sastra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan