Kupas Kriminal//Halmahera Selatan
kepala Desa Kaireu Kecamatan Bacan Timur Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Seharusnya menjadi panutan Masyarakat terutamanya di kalangan umat Muslim malah menggelar pesta miras bersama wanita penghibur tepatnya di malam maulid Nabi SAW, dan melakukan penganiayaan terhadap salah satu Wartawan biro Halsel.
Diketahui, yang paling esa adalah Allah SWT, dan paling indah adalah ayat-ayat Alquran, serta manusia yang paling sempurna adalah Nabi Muhammad SAW.
Dimana jatuh tempo ke esokan harinya bagi umat Muslim mengucapkan selamat Maulid Nabi Muhammad SAW pada tanggal 16 september 2024.
Namun lagi-lagi kepala desa kaireu Kec. Bacan Timur Halsel, M. Abubakar Malayu beragama itu diduga sedang asyik berpesta miras di caffe bungga low 03 bersama wanita penghibur tepatnya di malam maulid Nabi SAW, pada minggu malam 15 september 2024 sekitar pukul 12:00 Wit.
Hal ini berdasarkan keterangan korban Ali Mudin salah satu Wartawan Media Potret Malut, yang di aniaya oleh Kades Kaireu M. Abubakar Malayu dalam kondisi mabuk berat.
Iya tepatnya di hari minggu malam senin tanggal 15 september 2024 pukul 12:00 Wit, saya melaksanakan pemantauan di Caffe Bunga Low 03 terkait para PNS dan kepala Desa seringa beraktifitas di Caffe, serta berbagai jenis minuman keras dan dugaan obat-obatan lainnya. Kata korban.
Kemudian malam itu Kades kaireu kondisi Mabuk Berat masuk Room Cafe Bunga Low 03, dan melihat saya ketika mengambil foto menggunakan HP, sehingga secara spontan terduga pelaku Kades Kaireu ngamuk dan mencaci maki dengan nada keras dan mencekik leher korban sambil mengancam akan memukul dan menginjak-injak korban jika memberitakanya.
Korban juga mengaku Kades Kaireu menyebutnya dengan kata-kata yang tidak senonoh. Bahkan kades bilang silahkan laporkan ke Polisi dan Bupati kalau saya masuk kaffe saya tidak akan takut. Ungkap korban mengutip perkataan terduga pelaku kades kaireu.
(Jurnalis/And).








