Kupas Kriminal//Malut.
Penumpang Ajul Safikram 02 mengamuk akibat tertahan di pelabuhan Kawasi Kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). Provinsi Maluku Utara. Membuat para penumpang kepenasan menunggu selama 7 jam hingga menimbulkan pertikaian di pelabuhan. Pada minggu (30/06/2024).
Tertundanya Ajul Safikram 02 di pelabuhan Kawasi, kata Sariman selaku agen bahwa kendala keberangkatan kapal yang tertunda karena gangguan sistem pelayanan.
Iya informasi yang kami terima dari kantor kementrian perhubungan Laut kelas lll Laiwui Kec. Obi, bahwa ada gangguan Simpadu. Kata Sariman ketika dikonfirmasi Wartawan di pelabuhan Kawasi sekira pukul 20:00 WIT
Awalnya pelepasan keberangkatan Kapal dari Desa Wailuwar menuju pelabuhan kawasi tibanya pukul 15: 08 WIT
Namun tertahan di pelabuhan Kawasi karena gangguan sistem sehingga kapal baru dapat di berangkatkan dari pelabuhan Kawasi menuju pelabuhan Laiwui pukul 20:30 WIT malam
Sariman menambahkan bahwa dirinya baru mendapat arahan sekitar pukul 19:45 Wit, dari seksi lalulintas angkutan laut Kemenhub kelas lll Laiwui memerintahkan agar dilaksanakan pelayanan manual.
Barusan saya menerima arahan dari pak La Adi selaku seksi lalulintas laut di kantor Laiwui sekitar pukul 45 Wit, meminta agar melaksanakan pelayanan manual sehingga kapal bisa di berangkatkan.
Terpisa di sampaikan staf posker Kawasi Muhajirin, ditemui di ruang kerjanya mengaku dirinya tidak dapat berbuat banyak terhadap kapal yang tertunda.
Iya ada gangguan sistem jadi kami dari kantor posker Kawasi sudah berkordinasi sejak awal ke kantor unit penyelenggara kelas lll Laiwui, dalam hal ini kami sebagai staf tidak dapat berbuat banyak hanya menunggu arahan saja. Jelasnya
Hal ini berbeda dengan seksi lalulintas angkutan laut penyelenggara kelas lll Laiwui Kec. Obi Halsel La Adi, ketika di konfirmasi melalui pesan chat whatsAAP sekitar pukul 20:03 Wit
La Adi, bilang tertahannya kapal di pelabuhan Kawasi dirinya telah memberikan informasi kepada agen sekitar pukul 17:30 Wit, untuk dilaksanakan pelayanan manual jika sampai pukul 19:00 sistem masih gangguan.
Ada gangguan sitem atau simpadu dari pusat
Dan Kami sudah infokan kepada agen dari pukul 17.30 WIT, dikalau sistem masih belum Pulih pukul 19.00 agar dilaksanakan pelaynan manual,
Jadi semua pihak kementerian dan lembaga lagi perbaikan akibat pembobolan data negara yang di serang hecker. Ungkapnya
Lai Adi menambahkan semua pihak penumpang harus memaklumi kondisi data negara yang saat ini sedang di jebol oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, kita semua saling menahan diri imbalan serangan seber. Ucapnya( Jurnalis/Red ).








